Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kenali Hewan yang Memiliki Rabies

Kenali Hewan yang Memiliki Rabies

Kenali Hewan yang Memiliki Rabies
Halodoc, Jakarta—Rabies adalah virus yang hampir selalu ditularkan melalui gigitan atau goresan hewan. Seseorang yang terjangkit rabies harus segera mendapatkan perawatan. Sebagian besar pengobatan rabies berhasil jika gejalanya belum muncul sebelumnya. Masalah neurologis dan rasa takut terhadap cahaya dan air adalah beberapa gejala rabies. Cara yang paling efektif untuk mencegah rabies adalah dengan memvaksinasi hewan peliharan. Berikut beberapa informasi yang harus Anda ketahui tentang rabies. 

Mengenal Rabies yang Ditularkan dari Gigitan Hewan: Rabies adalah infeksi virus RNA yang termasuk dalam keluarga rhabdovirus. Virus ini dapat menyebar melalui gigitan hewan yang terinfeksi. Rabies dapat fatal jika tidak segera diobati. Tubuh dapat dipengaruhi oleh virus melalui cara-cara berikut:

memasuki sistem saraf perifer (PNS) secara langsung sebelum akhirnya mencapai otak.
virus bereplikasi di dalam jaringan otot, melindunginya dari sistem kekebalan tubuh inang. Virus dapat masuk ke sistem saraf melalui celah neuromuskular ini. Virus menyebabkan peradangan akut pada otak yang menyebabkan koma dan berpotensi fatal.

Rabies juga terbagi menjadi dua jenis: rabies ensefalitis dan rabies paralitis. Rabies ensefalitis adalah jenis yang ganas dan sering menyerang manusia. Rabies paralitik menyebabkan kelumpuhan, sementara pengidapnya dapat hiperaktif dan hidrofobia. 

Hewan yang Rentan Terinfeksi Rabies: Virus rabies biasanya menyebar melalui air liur hewan yang terinfeksi, serta dengan menggigit hewan lain atau manusia. Pada kasus yang jarang terjadi, rabies juga dapat menyebar melalui gigitan air liur yang terinfeksi ke luka terbuka atau selaput lendir, seperti mulut atau mata, atau melalui menjilat luka terbuka pada kulit manusia.

Rabies dapat ditularkan oleh hewan mamalia, termasuk:

Hewan Liar, seperti kelelawar, berang-berang, anjing hutan, rubah, monyet, dan rakun. Hewan Peliharaan dan Hewan Ternak, seperti kucing, sapi, anjing, kambing, dan kuda.
Virus juga dapat menyebar ke orang yang menerima transplantasi jaringan dan organ dari orang yang terinfeksi. Namun, hal ini sangat jarang.

Gejala yang Disebabkan oleh Rabies

Jika tidak diobati, gejala rabies biasanya muncul dalam waktu 3–12 minggu. Gejala, bagaimanapun, kadang-kadang tidak menentu, dapat muncul lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya. Gejala awal termasuk demam tinggi, sakit kepala, kecemasan, dan ketidaknyamanan di area gigitan. Beberapa hari kemudian, gejala tambahan muncul, seperti

Melihat atau mendengar sesuatu (halusinasi); mengeluarkan banyak air liur atau buih di mulut; kejang otot; kesulitan menelan dan bernapas; atau lumpuh

Rabies hampir selalu berakibat fatal begitu gejala muncul. Pada situasi ini, fokus perawatan adalah untuk membuat pengidap rabies merasa paling nyaman. Berbicaralah dengan dokter Halodoc jika Anda punya pertanyaan tambahan tentang rabies. Lewat aplikasi, Anda dapat menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja melalui Chat dan Voice/Video Call. 

Perawatan Hewan yang Tergigit atau Tergores Rabies

Jika Anda atau orang lain di sekitar Anda tergigit atau tercakar oleh hewan yang terindikasi rabies, segera bersihkan luka dengan air mengalir dan sabun selama beberapa menit. Jika ada, oleskan pembalut sederhana. Untuk mendapatkan perawatan, segera pergi ke klinik atau rumah sakit terdekat. 

Perawatan biasanya termasuk pemberian vaksin. Dokter juga memberikan obat immunoglobulin ke area di sekitar dan di dalam luka. Jangan biarkan keadaan berlanjut terlalu lama karena gejala rabies yang telah muncul akan menjadi lebih sulit untuk diobati.
Toko Furniture
Toko Furniture Seseorang yang menyukai dunia maya dengan cara menulis sebagian Informasi seputar teknologi dan lain lain